Amalan.

๐Ÿ“šโœ๏ธ AMALAN LENYAP TANPA DI SADARI…

Allah Ta’ala Berfirman :

ูŠูŽุง ุฃูŽูŠู‘ูู‡ูŽุง ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุขู…ูŽู†ููˆุง ู„ูŽุง ุชูŽุฑู’ููŽุนููˆุง ุฃูŽุตู’ูˆูŽุงุชูŽูƒูู…ู’ ููŽูˆู’ู‚ูŽ ุตูŽูˆู’ุชู ุงู„ู†ู‘ูŽุจููŠู‘ู ูˆูŽู„ูŽุง ุชูŽุฌู’ู‡ูŽุฑููˆุง ู„ูŽู‡ู ุจูุงู„ู’ู‚ูŽูˆู’ู„ู ูƒูŽุฌูŽู‡ู’ุฑู ุจูŽุนู’ุถููƒูู…ู’ ู„ูุจูŽุนู’ุถู ุฃูŽู†ู’ ุชูŽุญู’ุจูŽุทูŽ ุฃูŽุนู’ู…ูŽุงู„ููƒูู…ู’ ูˆูŽุฃูŽู†ู’ุชูู…ู’ ู„ูŽุง ุชูŽุดู’ุนูุฑููˆู†ูŽ
“Hai Orang-Orang Yang Beriman, Janganlah Kamu Meninggikan Suaramu Melebihi Suara Nabi, Dan Janganlah Kamu Berkata Kepadanya Dengan Suara Yang Keras, Sebagaimana Kerasnya Suara Sebagian Kamu Terhadap Sebagian Yang Lain, Supaya Tidak Hapus (Pahala) Amalanmu, Sedangkan Kamu Tidak Menyadari.” (QS. Al Hujurat : 2)

Ketika Ayat Ini Turun, Sahabat Tsabit Bin Qais Hanya Terduduk Di Rumahnya Dan Berkata, โ€œAku Termasuk Penghuni Neraka..โ€ Ia Pun Sedih Dan Menutup Diri Tidak Mau Berjumpa Dengan Nabi ๏ทบ. Lalu Saโ€™ad Bin Muโ€™adz Pun Mendatanginya.

Berkata Tsabit, โ€œTelah Turun Ayat Ini. Dan Kalian Pun Tahu Bahwa Aku Ini Adalah Orang Yang Memiliki Suara Yang TINGGI DAN KERAS Diantara Kalian -Padahal Memang Karakter Suara Sahabat Tsabit Besar-… Kalau Begitu Berarti Aku Termasuk Penghuni Neraka. Karena Suaraku Lebih Keras Ketimbang Suara Rasulullah…”

Lalu Saโ€™ad Pun Menceritakan Hal Itu Kepada Nabi ๏ทบ. Maka Rasulullah ๏ทบ Bersabda, โ€œBahkan Dia Termasuk Penghuni Surga.โ€ (HR. Muslim No.119)

Berkata Al Imam Ibnul Qayyim, โ€œApabila Dengan Mengangkat Suara Lebih Tinggi Daripada Suara Beliau Itu Menjadi SEBAB TERHAPUSNYA AMALAN, Maka Bagaimana Lagi Dengan Orang Yang Lebih Mendahulukan Pendapat Mereka, Akal Mereka, Perasaan Mereka, Kelompok Mereka DARIPADA AJARAN YANG BELIAU BAWA Dan Mengangkat Semua Itu Di Atas Sabda-Sabda Beliau ?? Bukankah Itu Semua Lebih Pantas Lagi Untuk Menjadi Sebab TERHAPUSNYA AMAL2 MEREKA ??โ€ (Adh-Dhauโ€™ Al-Munir โ€˜Ala At-Tafsir 5/407)

BERHATI-HATILAH ! Bagi Orang Yang Ketika Di Sampaikan Sabda Nabi ๏ทบ : “KULLU BID’ATIN DHOLALAH..” Ia Langsung Membantah, “Ooo, Tidak… Kullu Itu Tidak Semua… Bid’ah Itu Ada Yang Hasanah Dan Ada Yang Sayyi’ah…!??” Allahu Yahdik.
————

Advertisements